Pemerintah
menyiapkan dua skenario rencana kenaikan harga bahan minyak (BBM) dalam negeri.
Seperti dikatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Mineral (ESDM), Purnomo
Yusgiantoro, dua skenario tersebut, pertama kenaikan secara bartahap dan kedua
kenaikan secara langsung menuju harga pasar. Keduanya baik, karena yang tidak
baik adalah menunda-nunda kenaikan
harga. Itu akan membebani keuangan Negara.
Subsidi
bisa menggelembung menjadi 140 triliun, kalau harga minyak dunia masih
bertengger pada posisi 70 dolar AS per barel. Rasanya tidak ada pilihan lain
selain itu. Bahwa ada dampak negatif dan juga reaksi masyarakat, itu tidak bisa
dihindari. Diperlukan dukungan politik dan sosial yang gencar sebagai
pengimbang.
Jakarta
0 komentar:
Posting Komentar